Love is blind.
Huh, isn't it?
Yaaa, aku kira iya.
Hampir semua pengalaman aku ada tekanan bahwa cinta itu buta.
Kenapa buta?
Apa hubungannya?
Ah,
dari dulu emang begitu. Kita suka, bahkan sampe nikah mungkin sama cowo yang gak didugaduga.
Entah itu masuk kriteria cowok kesukaan ato engga.
Kayak aku.
Hmm, rasanya emang enak. Udah ada seseorang yang mungkin (paling engga) MAU nemenin kita, Till the end. Alias, calon suami. Uhuy!
Err.. Mikirnya kayaknya kejauhan. Yaudahlah. Haha.
Mmmm. Sekarang ada satu cowok, yang KELIATANNYA, setia.
Omg, aku masih SMP, kawan! Dia juga baru SMA.
Aku cinta dia.
Aku sayang dia.
Aku suka.
Aku bahagia.
Bahagia..
Hem?
... Sebenernya dia bukan cowok yang masuk kriteria aku.
Aku suka cowo pendiem, he's not.
Aku suka cowo tinggi, he's not.
Aku suka yang gak egois, he's not.
Aku suka yang GAK NGEROKOK, he is not.
Aku suka yang deket, he's not.
Aku suka yang selalu jujur, he's not.
Aku suka yang pake kacamata, he's not.
Aku suka YANG GAK BULLSHIT, he is not .
He's not.
He is'nt.
He is NOT .
Akh !
But. Behind his unperfectness, i love him a lot!
Terus, the big quest.
KENAPA KITA HTS??
Padahal saling sayang. Cuma garagara orang ke 3, dari masalalunya dia. Bikin aku menderita kyk gini. Phew!
gak ngerti deh.
kalo tentang cowo kayak gini, ada 1 orang yang aku suka dari kelas empat sampe sekarang.
Aytidaroid.
hihi !
btw, happy holiday-ing ~!
Kochi- sick of. Aytidaroid ??
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment